Amasing Kota Utara | Halmahera Selatan– Pemerintah Desa Amasing Kota Utara, Kecamatan Bacan, resmi menyalurkan Dana Desa Tahap II Tahun Anggaran 2026. Penyaluran dilakukan secara transparan dan dihadiri langsung oleh unsur pemerintah desa dan BPD setempat.
Penyaluran tahap II ini menjadi bukti komitmen Pemdes Amasing Kota Utara dalam memastikan dana desa tepat sasaran dan menyentuh langsung kebutuhan kelembagaan serta pelayanan dasar masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Pemdes Amasing Kota Utara menyalurkan anggaran untuk beberapa pos penting, di antaranya:
1. Penyaluran Operasional BPD
Untuk mendukung kinerja Badan Permusyawaratan Desa dalam menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi.
2. Penyaluran Operasional Masjid
Guna mendukung kegiatan keagamaan dan pemeliharaan sarana ibadah di desa.
3. Penyaluran Operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)
Sebagai langkah penguatan ekonomi desa melalui koperasi yang diharapkan menjadi motor penggerak UMKM warga.
4. Insentif Kader Posyandu dan Posbindu
Diberikan untuk 7 bulan, terhitung Juni Desember 2026. Ini bentuk apresiasi pemerintah desa kepada garda terdepan pelayanan kesehatan ibu, anak, dan lansia di desa.
"Selain 4 pos utama ini, masih ada beberapa penyaluran lain yang juga menjadi prioritas dalam tahap II ini," ujar salah satu perangkat desa.
Kegiatan penyaluran turut dihadiri oleh:
1. Pemerintah Desa Amasing Kota Utara
2. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Amasing Kota Utara
Kehadiran BPD menjadi bentuk pengawasan langsung agar proses penyaluran berjalan sesuai aturan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Kepala Desa Amasing Kota Utara dalam kesempatan itu menegaskan bahwa Dana Desa harus dikelola dengan prinsip akuntabel dan transparan.
"Dana ini uang rakyat. Harus kembali ke rakyat dalam bentuk pelayanan yang nyata. Mulai dari penguatan kelembagaan desa, ekonomi, sampai kesehatan warga," tegasnya.
Dengan disalurkannya Dana Desa Tahap II ini, Pemdes Amasing Kota Utara berharap roda pemerintahan desa, kegiatan keagamaan, ekonomi, dan kesehatan masyarakat dapat berjalan lebih optimal hingga akhir tahun 2026.